Aku adalah
orang yang paling beruntung di dunia ini dan aku juga adalah orang yang paling
menderita di dunia ini namaku amora bersekolah membuatku capek dan akhirnya
terbiasa memulai hari dengan sendiri tetapi rasa capek aku tergantikan dengan
seseorang yang mencintaiku ia bernama Firo saat itu aku tau bahwa dia
mencintaiku karena dia mengungkapkan isi hatinya di medial social tetapi semua
itu masih membuatku ragu untuk dekat dengannya karna selama ini kita tak saling
dekat hingga pada suatu hari kami berjumpa dengan rasa penasaran aku langsung
bertanya kepada firo
“hei bener
gak yang kamu bilang di fb kemaren”dengan rasa gugup dan malu
Firo pun
menjawab “yang mana”
“yang
kemaren kamu bilang kamu suka sama aku “ sahut amora
“ya bener “
kata firo
Setelah itu
aku senyum kepadanya dan langsung menuju masjid dengan hati gembira dan
berbunga bunga mendengar kata kata itu
Hari kehari
telah berlalu aku mulai belajar mengenal dirinya dan memberikan senyumku
padanya hingga suatu hari rasa sukanya kepadaku diketahui oleh sahabatnya
hingga sahabatnya menyuruh firo jujur sama perasaanya agar tidak membuatku ragu
“ayo dong
firo jujur didepan semua orang kalo kamu suka sama amora jangan cemen”ujar
sahabatnya
Firo
menjawab”aku malu,tapi aku juga gak mau pacaran “
“yang pentingkan
kamu udah jujur sama dia supaya dia gak ragu sama perasaan kamu “kata
sahabatnya
“okedeh”
Beberapa
hari kemudian aku dipanggil sahabatnya firo untuk menemui firo aku dipaksa oleh
mereka dan akhirnya menemui firo dan firo pun ngomong sesuatu didepan sahabat
sahabatnya
“ra “kata
firo
“ha “sahut
mora sambil tertunduk malu
“sebenarnya
aku suka sama kamu loh ra tapi aku gak mau kita pacaran dulu “
Pada saat
itu hati amora sangat kacau ketika
mendengar kata kata itu hatinya terus bertanya Tanya “apakah ini sebuah mimpi”
pada saat itu juga amora menyadari bahwa selama ini dia cinta sama firo tetapi
amora takut untuk mengungkapkan semua perasaan nya kepada firo
Hari ke hari
berlalu aku dan firo pun semakin dekat dan saat itu ada seorang cewek yang juga
dekat sama firo ketika mendengar kata kata
itu hatiku terpecah belah berkeping keeping seakan dunia ini sudah tak
ada lagi. rasanya seperti pelangi yang bersinar tiba tiba hujan yang sangat
deras pada saat itu aku tak bisa berbicara sedikitpun tetapi bisunya amora
tergantikan dengan tetes demi tetes air mata yang bejatuhan dalam hati amora
berkata
“kenapa
selalu ada aja penghalang cinta kami ?apakah kami memang sudah tak bisa
dipersatukan lagi?apa memang kata perpisahan yang harus kudapat dari
mulutmu?tak bisakah kau mendengar tangisku disini? Aku sangat menyayangimu
tetapi aku sangat takut untuk jujur dengan semua itu”ujar amora sambil
meneteskan air mata
Lama
kelamaan amora mulai cuek sama firo karna pada saat itu dia bener bener sayang
sama firo tapi sayangnya gak dihargai sama firo lama kelamaan firo juga makin
benci sama amora karna sifat amora yang aneh
Ketika amora
mulai menerima kenyataan firo mulai marah dan berdiam diri lama kelamaan amora
sedih lagi amora tidak mengerti apa lagi yang harus dijalani
Pada suatu
saat amora jujur sama perasaannya ke firo tetapi alangkah sedihnya firo berkata
“maaf ra aku terlanjur sakit hati “ kata
itu membuat amora hancur tetapi bagaimana pun dia telah berjuang menahan
perasaanya dan harus menerima kenyataan
Kalo kita
suka sama seseorang berusahalah jujur walaupun yang kita dapati debuah kata
kata pahit dari mulutnya setidaknya kata jujur sama perasaan itu membuat hati
kita lebih lega dan terus lebih berusaha lagi*ol