Suara ayam berkokok mulai terdengar ditelingaku bulan yang cerah telah tergantikkan oleh matahari yang lebih cerah akan sinarnya.mentari yang gelap mulai menunjukkan akan sinar sinarnya
Dia kembali,kembali menjadi dirinya yang seutuhnya namun tak seperti yang kukenal dulu.dia hanya dia yang mementingkan sejuta perasaan orang lain dibandingkan perasaan dirinya rela terjatuh demi seorang sahabat yang mungkin tak sangat berarti dimataku dia datang dengan sejuta harapan yang membuat ku kembali bangkit akan adanya dirinya dia sudah memulai semuanya lagi dari awal
Harapan yang sebelumnya kosong telah terisi kembali akan adanya dirinya dia seperti alunan nyanyian yang kudengar setiap harinya bisa kurasakan namun tak bisa dibicarakan.aku bahagia bersama diirinya walaupun hanya sejenak bahkantak terbayangkan dia akan pergi lagi
Ternyata dia bukan matahari dia hanya pelangi yang hadir dengan warna warna indahnya namun hanya sejenak:' dia pergi lagi menyisihkan perasaanku dan mementingkan perasaa orang lain dia egois datang dan pergi sesuka hatinya namun sama sekali tidak mengurangi perasaanku kepadanya dia lebih memilih wanita yang anggun dariku dan lebih baik dariku dia tak mementingkan perasaan seoarang diriku yang hanya terus terusan menangis karnannya dia curang memainkan perasaan dengan sebuah kecurangan dan memenangkannya
Aku tak berharap dia akan kembali jika tuhan meyatukan kami akan dipersatukan dalam surganya aku tak menunggu karna aku tau menunggu itu sangat menyakitkan aku hanya berdoa dalam sujudku agar kami dipersatukan sesuai kehendaknya*ol
Tidak ada komentar:
Posting Komentar